Kepedulian Sosial Terhadap Masyarakat Terdampak Banjir di Kabupaten Bima

Authors

  • Puji Muniarty Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIBA) Bima, Indonesia
  • Della Saputri Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIBA) Bima, Indonesia
  • Afdhatul Wahdaniyah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIBA) Bima, Indonesia
  • Nur Fetiningsih Syaframis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIBA) Bima, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51577/globalabdimas.v1i1.79

Keywords:

Banjir, Kepedulian Sosial, Masyarakat

Abstract

Efek adanya Covid-19 saat ini mengurangi sumber pendapatan masyarakat. Sumber penyakit ini berasal dari Wuhan, China kemudian menjalar keseluruh dunia tanpa terkecuali di Indonesia. Seiring berkembangnya kasus pandemi Covid-19 banyak pencari kerja yang tidak lagi berladang di sawah tapi berladang digunung, seperti menanam jagung. Kondisi pegunungan yang telah di gundul dan beralih fungsi menjadi lahan jagung tersebut diduga menjadi pemicu terjadinya banjir di Kabupaten Bima pada tahun 2021. Banjir tersebut memberikan dampak di berbagai desa dan roda perekonomian di Kabupaten Bima turut melemah serta melumpuhkan sistem perniagaan maupun aktivitas masyarakat. Masyarakat hanya bisa pasrah pada keadaan sembari menunggu bantuan yang akan datang. Sehingga Inilah yang dapat menimbulkan rasa kepedulian sosial serta menggerakan hati civitas akademik seperti dosen dan mahasiswa STIE Bima serta pengurus ataupun relawan PMI Kabupaten/Kota Bima untuk turut berkontribusi dan membantu masyarakat dengan memberikan kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat, mencari donatur dan lain sebagainya. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu masyarakat yang terkena banjir dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat. Metode yang dilakukan yaitu studi pendahuluan, persiapan, pendistribusian, dan membuat laporan kegiatan. Kegiatan kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bima ini didukung penuh oleh perwakilan dari civitas akademik seperti dosen dan mahasiswa STIE Bima, dimana bentuk kegiatannya yaitu pembagian 900 bungkus, 21 air minum dalam kemasan, pakaian layak pakai, serta penyaluran tenaga kerja untuk membersihkan fasilitas umum, bantuan medis, penyedotan sumur warga yang terdampak banjir, hingga pendistribusian air bersih oleh pengurus ataupun relawan PMI Kabupaten/Kota Bima. Harapan kedepannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa kepedulian sosial ini selanjutnya yaitu dengan mempeluas objek yang akan diberikan berupa bantuan sosial maupun kesehatan dengan pemerintah setempat sehingga diperoleh pemerataan yang lebih meluas.

References

Rahman, A. (2016). Pendekatan Partisipatif Dalam Pengembangan Komunitas.

Rimawan, M. (n.d.). Kegiatan Bakti Sosial Melalui Pembagian Sembako Kepada Masyarakat Di Pandemi Covid-19. xx, 29–34.

Santika, I. G. N. (2018). Strategi Meningkatkan Kualitas SDM Masyarakat Desa Padangsambian Kaja Melalui Pendidikan Karakter Berbasiskan Kepedulian Lingkungan Untuk Membebaskannya Dari Bencana Banjir. Widya Accarya, 9(1).

ZAKARIA, I. (2021). Alih Fungsi Hutan Jadi Ladang Jagung Turut Jadi Penyebab Banjir Bandang di Bima. Rubrik.

https://covid19.bimakota.go.id/.

https://data.kemkes.go.id/covid19/index.html.

Published

2021-05-04