Kepuasan Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sragen

Authors

  • Wahyu Yulianto Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia
  • Rina Herlina Heryanti Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51577/jgpi.v1i1.71

Keywords:

E-KTP, Kepuasan masyarakat, Kualitas Pelayanan

Abstract

Penelitian ini digunakan untuk melihat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sragen, yang dilaksanakan saat pandemi Covid-19 sehingga dapat digunakan sebagai acuan penilaian pelayanan publik di masa pandemi. Pelayanan dinilai menggunakan 5 variabel yaitu, bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty). Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian memakai 2 cara yaitu Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian berdasarkan SKM variabel jaminan memiliki nilai paling tinggi yaitu 88.38 dan variabel empati memiliki nilai paling rendah yaitu 62.42 sedangkan menurut Analisis Regresi Linier Berganda didapatkan hasil yaitu variabel bukti fisik dengan nilai 3.505 dan taraf signifikansi 0.001 serta variabel empati dengan nilai 2.078 dan taraf signifikansi 0.040 memiliki pengaruh signifikan terhadap pelayanan e-KTP. Hanya terdapat 2 (dua) variabel yang berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan masyarakat Kabupaten Sragen yang pernah atau sedang melakukan pelayanan e-KTP, yaitu bukti fisik (tangible) dan empati (emphaty).

References

Anisa, S. (2018). Pengaruh Pelayanan Publik Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kantor Desa Helvetia. Jurnal Ekonomi Islam, 1-82.

ANRI. (2012). Arsip Kependudukan, Arsip Terjaga Milik Negara. ARSIP (Media Kearsipan Nasional), 1-62.

Arianto, A. (2019). Disdukcapil Kehabisan Blangko, 5.000 Warga Wonogiri Tak Punya e-KTP. Retrieved from news.detik.com: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4640091/disdukcapil-kehabisan-blangko-5000-warga-wonogiri-tak-punya-e-ktp.

Dispermasdukcapil, D. K. (2019). Jumlah Wajib KTP dan Kepemilikan KTP per Kabupaten/Kota. Retrieved from http://data.jatengprov.go.id: http://data.jatengprov.go.id/dataset/data-dukcapil dispermasdesdukcapil/resource/21eea79e-635c-496b-b02f-8a3a9ac80fc1

Febriharini, M. P. (2016). Pelaksanaan Program e-KTP Dalam Rangka Tertib Administrasi Kependudukan . Serat Acitya-Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang, 17-30.

Humas Pemkab Sragen . (2019). Tiga Inovasi Dispendukcapil Kabupaten Sragen di Launching Bupati. Retrieved from http://www.sragenkab.go.id: http://www.sragenkab.go.id/berita-1740.html.

Panjaitan, J. E., & Yuniati, A. L. (2016). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada JNE Cabang Bandung. DeReMa Jurnal Manajemen, 265-289.

Sinaga, J. O., & Hidayat, R. (2016). Jurnal Akuntansi, EkonoPengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Di Kecamatan Nongsa Kota Batam. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 7-14.

Sinambela, L. P. (2008). Reformasi Pelayanan Publik. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutriadi, E., Dahlan, & Hasim, D. (2018). Keefektifan Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik Pada Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Soppeng. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik, 27-36.

Tarmy, A. (2019, Agustus 06). Krisis Blangko e-KTP, 15.401 Warga Sragen Terpaksa Kantongi Suket. Retrieved from news.detik.com: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4654492/krisis-blangko-e-ktp-15401-warga-sragen-terpaksa-kantongi-suke.

Wardoyo, P. (2019). Blangko Kosong, Awas Calo E-KTP dan KK Mulai Gentayangan di Sragen. Ada Yang Patok Rp 100.000 Hingga Rp 3 Juta! Retrieved from joglosemarnews.com: https://joglosemarnews.com/2019/11/blangko-kosong-awas-calo-e-ktp-dan-kk-mulai-gentayangan-di-sragen-ada-yang-patok-rp-100-000-hingga-rp-3-juta.

Published

2021-04-26