Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Melalui Media Video Terhadap Upaya Pencegahan Penyakit Skabies di Pesantren IMMIM Putra Makassar

Authors

  • Endang Sri Mulyawati Liambana Politeknik Karya Persada Muna, Indonesia
  • Nur Juliana Politeknik Karya Persada Muna, Indonesia
  • Firnasrudin Rahim Politeknik Karya Persada Muna, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51577/jhqd.v1i1.97

Keywords:

Skabies, penyuluhan kesehatan, pengetahuan, sikap, tindakan

Abstract

The high prevalence of skabies in Islamic boarding schools is due to the limited knowledge, attitudes and behavior. The prevalence of school age suffering from scabies is 64%. The aimed of study was the effect of health education through video of media on efforts to prevent skabies at the Islamic Boarding School IMMIM Putra Makassar. The type of research used is pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test design. Samples was 50 respondents using purposive sampling technique consisting of class VIII and IX. Collecting data used was questionnaire. The data were analyzed with wilcoxon test. The results of the pre-test knowledge category 54,0%, low 46,0%, post-test knowledge was high 98.0% and low 2,00%. Pre-test attitude positive 90,0%, negative 10,0%, while the post-test positive attitude 96,0% and negative 4,00%. The pre-test for the category behavior is quite 100,0% while the post-test for the category action is quite 100,0%. The results of p value <0.05 means that there is an effect of health counseling using video media on knowledge (0.000) attitudes (0.000) and behavior (0.002) to santri in an effort to prevent skabies disease. It is hoped that the management of the pesantren can prohibit students from exchanging clothes and beds so that the transmission of skabies does not occur, conduct mass treatment to break the chain of disease, for santri to improve environmental of quality, clean and healthy living on behavior.

References

Aslamiyah M dan Firdaus H. (2018). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Santri dalam Mencegah Skabies di Pondok Pesantren X Banyuwangi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 3(4), 1-9.

Aulia AA, Mulianto N, Widhiati S. (2017). Hubungan antara Perilaku Hidup Sehat (Pengetahuan, Sikap dan Tindakan) dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Surakarta. Jurnal Nexus Kedokteran Komunitas, 6(1), 79-89.

Azwar. (2013). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Balai Kesehatan Kulit, Kelamin dan Kosmetika. (2015). Validasi dan Analisa Data Penyakit Kulit dan Kelamin UPTD Balai Kesehatan Kulit, Kelamin dan Kosmetika. Makassar : Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Cindy, Widyawati, Indar W. (2019). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Mengenai Pencegahan Skabies Pada Anak Binaan SOS Children’s Village Semarang. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 8, 92-98.

Dahlan M. (2011). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Darwis R. (2017). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Skabies di Pondok Pesantren IMMIM Putra Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 5 (4), 443-448.

Djuanda. (2010). Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Jilid III. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Fitriyani N. (2017). Efektifitas Pendidikan Kesehatan tentang Skabies terhadap Tingkat Pengetahuan Santri Pesantran Ashiddiqiyah Jakarta (Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta).

IPN Putri, Wibowo DA, Nugraheni A. (2016). Perilaku Pencegahan Skabies di Pondok Pesantren Darut Taqwa Bulusan Semarang. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 5(4), 1064-1073.

Jasmine, Rosida L, Marlinae L. (2016). Dengan Perilaku Pencegahan Penularan Skabies Studi Observasional pada Narapidana Anak di Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas IIA Martapura. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat, 3(1), 7-12.

Kustantie A M, Rahmawati K, Musafaah. (2016). Perilaku Pencegahan Penyakit Terhadap Kejadian Skabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru. Jurnal Dunia Keperawatan, 4, 1-7.

Miftahurrizqiyah, Prasasti DW, Anwar C, Handayani D, Dalillah, Aryani A, Ghifari A. (2020). Kejadian Skabies Berdasarkan Pemeriksaan Dermoskop, Mikroskop dan Skoring di Pondok Pesantren Al Ittifaqiah. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 10(2), 96-100.

Paramita K dan Sawitri. (2015). Profil Skabies pada Anak. Departemen/Staf Medik Fungsional Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin. Jurnal Berkala Ilmu Kesehatan Kulit Dan Kelamin, 27, 41-47.

Prabowo, M. (2017) Hubungan Kebersihan Diri & Pengetahuan Dengan Kejadian Skabies di Salah Satu Panti Asuhan di Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung (Skripsi, Universitas Lampung).

Sungkar WK. (2014). Hubungan Antara Sikap dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Nurul Quran Desa Jumoyo Kidul Kabupaten Magelang (Skripsi, Universitas Muhamadiyah Surakarta).

Wardhana. (2006). Macam-macam Penyakit Menular dan Pencegahannya. Jakarta: Bina Pustaka.

Yunita MS, Gustia R, Anas E. (2015). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Skabies di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(1), 51–58.

Z Aini. (2013). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Personal Higyene terhadap Kemampuan Pencegahan Penularan Skabies pada Siswa di Asrama 8 Madrasah Mu’Allimin Muhammadiyah Yogyakarta (Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah Yogyakarta).

Published

2021-06-25