https://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/issue/feedGLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat2026-08-06T12:52:04+00:00Dr. Anirwan, S.Ip.,M.Adm.KPglobalabdimas@gmail.comOpen Journal Systems<p><img src="https://journal.intelekmadani.org/public/site/images/admin/1690611826-global-abdimas-lengkap.png" alt="" width="910" height="332" /></p>https://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/956INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN TERKAIT PENYAKIT DIARE BAGI MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN2026-04-27T05:20:58+00:00Andi Magfirah Hamsiandimagfirah2818@gmail.comMuharti Syamsulmuharti.syamsul@gmail.comKartini Kartinikartiniskm7@gmail.comAsril Asrilasrilbohari@gmail.comSumardi Sudarmansumardimardi567@gmail.com<p>Penyakit diare merupakan masalah kesehatan berbasis lingkungan yang masih menjadi penyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia yang mencatat lebih dari 3,1 juta kasus pada tahun 2024. Di tingkat lokal, urgensi ini terlihat di Kota Makassar dengan fluktuasi kasus yang masih tinggi, di mana Puskesmas Tamangapa menjadi salah satu wilayah dengan angka kejadian tertinggi hingga menembus sepuluh besar penyakit utama. Faktor utama penyebab tingginya kejadian diare adalah rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diare. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga RT 07 RW 04 Kelurahan Tamangapa, Kota Makassar tentang penyakit diare melalui intervensi edukasi. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu pengisian pre-test, penyuluhan dengan media presentasi dan video edukasi, serta post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Januari 2025 dengan peserta sebanyak 24 orang. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 7,29 sebelum penyuluhan menjadi 8,79 setelah penyuluhan dengan nilai p=0,004 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan intervensi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat sebesar 15% dan mendorong pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi kesehatan melalui penyuluhan terbukti efektif sebagai upaya pencegahan penyakit diare berbasis lingkungan.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/842EDUKASI PERAWATAN PAYUDARA WANITA USIA SUBUR UNTUK MENCEGAH KANKER PAYUDARA DI DESA TENDA ONDO KECAMATAN NANGAPANDA KABUPATEN ENDE2025-11-16T09:32:09+00:00Marieta KS Baiselvibaigudi@gmail.comSisilia Leny Cahyanilechy74@gmail.comMaria S Sekundamariasecunda272@gmail.com<p>Kesehatan wanita, khususnya dalam hal perawatan payudara dan pemberian Air Susu Ibu (ASI), merupakan isu yang sangat penting namun seringkali belum mendapatkan perhatian yang memadai, terutama di wilayah pedesaan. Pemberian ASI (Air Susu Ibu) dan perawatan payudara merupakan aspek penting dalam kesehatan ibu dan anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi memberikan nutrisi optimal dan perlindungan dari berbagai penyakit. Perawatan payudara dengan metode pemeriksaan sendiri (SADARI) untuk mencegah kanker payudara pada wanita usia subur. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Tenda Ondo, terutama bagi wanita usia subur (WUS), dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, dan pendampingan berbasis partisipatif. Fokus utama adalah meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang pentingnya perawatan payudara untuk mencegah kanker serta pentingnya ASI bagi ibu dan bayi balita. Pendekatan komunikasi persuasif diterapkan untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku, sedangkan metode perubahan perilaku dilakukan melalui pemberian contoh dan motivasi berkelanjutan. Dukungan keluarga, terutama dalam bentuk pendampingan ke posyandu, juga terbukti menjadi faktor penting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman wanita usia subur tentang manfaat perawatan payudara. Kesimpulan edukasi dan aksi dalam melakukan perawatan payudara pada wanita usia subur serta ibu menyusui tetap memberikan ASI, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu, bayi dan balita di wilayah Desa Tenda Ondo, Kecamatan Nangapanda.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/976PENERAPAN ASSERTIVENESS TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI ASERTIF PADA ANAK KELAS 7 DI RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK X2026-05-24T00:53:29+00:00Aurora Jovaniaurora.705230168@stu.untar.ac.idNatasha Angelina Gunawannatasha.agunawan@gmail.comJesselyn Jesselynhuangjesselyn@gmail.comWilly Tasdinwillyt@fpsi.untar.ac.id<p>Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan meningkatnya kebutuhan interaksi sosial, pencarian identitas diri, serta pengaruh teman sebaya. Namun, sebagian remaja masih mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaan, menyampaikan pendapat, dan mengontrol emosi secara tepat sehingga rentan mengalami konflik interpersonal, rendahnya kepercayaan diri, serta kesulitan dalam hubungan sosial. Kondisi tersebut juga ditemukan pada remaja di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) X, Kedoya Selatan, yang menunjukkan perilaku pasif, gugup saat berbicara, hingga penggunaan komunikasi yang kurang tepat ketika marah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu remaja mengembangkan kemampuan komunikasi asertif melalui <em>assertiveness training </em>berbasis metode interaktif. Metode yang digunakan adalah <em>mix methods</em> dengan teknik wawancara, observasi, serta <em>pre-test </em>dan <em>post-test </em>menggunakan <em>Adolescent Assertiveness Assessment Scale </em>(AAA-S). Partisipan berjumlah tujuh anak usia 12–13 tahun yang mengikuti intervensi selama enam minggu. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi, <em>role playing, journaling</em>, permainan <em>werewolf</em>, bercerita, dan debat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi asertif yang ditunjukkan melalui kenaikan rata-rata skor <em>pre-test </em>dari 54,4 menjadi 57,4 pada <em>post-test</em>. Hasil observasi juga menunjukkan partisipan menjadi lebih berani menyampaikan pendapat, lebih terbuka mengekspresikan perasaan, serta lebih mampu menggunakan komunikasi yang sopan dan terstruktur. Dengan demikian, <em>assertiveness training </em>berbasis metode interaktif efektif membantu meningkatkan kemampuan komunikasi asertif remaja di RPTRA X.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/986KONSERVASI DAN BIOINOVASI GULA LOKAL MENUJU DESA MANDIRI DAN RAMAH LINGKUNGAN DI DESA TURUNGAN BAJI KECAMATAN SINJAI BARAT KABUPATEN SINJAI2026-06-09T01:15:41+00:00Ismat Marsusismatmarsus23@gmail.comA.M Azhar Aljuridaazharaljurida51@gmail.comFaizah Mahifaizahmahi@gmail.comMuhammad Zulkiflimuhzulkifli@gmail.comNurmillahnurmillah300@gmail.comAhmad Sakriahmadsakri@gmail.comMuhmmad Syahirmuhsyahrir@gmail.comAnwaranwar@gmail.comReski Ramadhanreskiramadhan@gmail.comNurafni Indasari Snurafniindasari@gmail.comNurul Latifahnurullatifah@gmail.comSherlysherly@gmail.comSyawalsyawal@gmail.comNabilanabila@gmail.comAsti Anantaastiananta@gmail.comMarselinus Adriano Italmarselinusadrianoital@gmail.comMuh. Assyahran A Assyahran Amuhassyahran@gmail.comAngelia Sareraangelinasarera@gmail.comAprilia Haibarapriliahaibar@gmail.comJesica Cristy Darajesicacristydara@gmail.comIndira Mardita Rongreindiramargoterongre@gmail.comNayla Chelsea Syahraninaylachelseasyahrani@gmail.comAndi Bau Nilaandibaunila@gmail.comRezki Ramadani Mawaddarezkiramadanimawadda@gmail.comAprizal Japaruddinaprizaljaparuddin@gmail.com<p>Program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Turungan Baji dilaksanakan sebagai upaya mendukung arah kebijakan pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam Asta Cita poin ke- 3, yaitu “Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat desa melalui penerapan inovasi teknologi tepat guna berbasis potensi lokal, sehingga masyarakat tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai pelaku aktif dalam penguatan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan teknis, demonstrasi alat, dan pendampingan implementasi pada kelompok sasaran, khususnya petani dan pemuda desa. Adapun teknologi yang diperkenalkan mencakup mesin pengaduk otomatis, evaporator mini, dan cetakan hidrogel, yang dirancang untuk mempercepat proses alih teknologi, meningkatkan efisiensi produksi, serta membuka peluang usaha berbasis ekonomi kreatif desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, terbentuknya unit usaha berbasis teknologi, serta meningkatnya motivasi masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal secara produktif. Program ini juga mendorong terciptanya kolaborasi antarwarga serta penguatan kapasitas kelompok marginal dalam pengembangan ekonomi desa. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berkontribusi pada transformasi desa dari sekadar objek pembangunan menjadi pusat inisiasi inovasi dan pemberdayaan komunitas lokal, yang pada akhirnya mendukung tercapainya kemandirian dan keberlanjutan ekonomi Desa Turungan Baji.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/1048PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI EMIS 4.0 BAGI OPERATOR LEMBAGA PENDIDIKAN AL-QUR'AN KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR2026-07-28T23:22:43+00:00Nur Inayah Raufnir@tritunas.ac.idAndi Ade Ula Saswiniade.ulasaswini@gmail.comIrwan Irwanirwan.juma99@gmail.comQamal Qamalqamal165@gmail.comIsmail Ismailismailazikin71@gmail.com<p>Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ) merupakan satuan pendidikan keagamaan nonformal yang wajib melaporkan datanya melalui Education Management Information System (EMIS) 4.0, namun sebagian besar operator LPQ di Kecamatan Tamalate Kota Makassar belum menguasai pengoperasian aplikasi tersebut sehingga pelaporan data kerap terlambat dan tidak valid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan operator LPQ dalam menggunakan aplikasi EMIS 4.0 guna mendukung pengelolaan data pendidikan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Mei 2026 di Rumah Tahfidz Husnuddin Wal Amien, Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, dan diikuti oleh 30 operator LPQ. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu identifikasi kebutuhan melalui survei awal, perencanaan materi dan perangkat, pelaksanaan pendampingan melalui pemaparan materi, simulasi, praktik langsung, dan diskusi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan pada setiap tahapan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada seluruh materi inti, meliputi konsep dan manfaat EMIS 4.0, registrasi dan hak akses, pengelolaan serta validasi data lembaga, manajemen data peserta didik dan tenaga pendidik, hingga pelaporan dan pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan. Kendala yang teridentifikasi berupa ketidakstabilan jaringan internet, ketidaksertaan sebagian operator, dan keterbatasan keterampilan pengoperasian laptop pada sebagian pimpinan LPQ. Disimpulkan bahwa pendampingan berlangsung efektif dalam meningkatkan kompetensi operator, dan direkomendasikan pendampingan teknis lanjutan yang berkelanjutan serta penyediaan modul dan video tutorial luring.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/1052KOLABORASI MULTI STAKEHOLDER PEMERINTAH DALAM MENEKAN ANGKA PERNIKAHAN DINI DI DESA BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS2026-07-28T23:21:31+00:00Nurmillah Nurmillahnurmillah@uit.ac.idSudiarti Dewi Kurrasudiartidweikurra@gmail.comAbdul Rahmanabdulrahman@gmail.comAndi Atrianingsihandiatrianingsih@gmail.comArjang Arjangarjang@gmail.comHanafi A Kadirhanafiakadir@gmail.comRusdin Nawirusdinawi@gmail.comA.M. Azhar Aljuridaazharaljurida51@gmail.comRuslimin Rusliminruslimin@gmail.comBeddu Lahibeddulahi01@gmail.comAli Imran Sadiqaliimransadik@gmail.comWahyuddin Wahyuddinwahyuddin@gmail.comAndi Risma Jayaandirismajaya@gmail.comHenni Zainalhennizainal@gmail.comYusita Indrayantiyusitaindrayanti@gmail.comNazira Dahlannaziradahlan@gmail.comMerry Ayu Mahritamerryayumahrita@gmail.comAri Eko Saputraariekosaputra@gmail.comRusfandi Rusfandirusfandi@gmail.comSaharuddin Saharuddinsaharuddin@gmail.com<p>Program pengabdian kepada Masyarakat di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, dilaksanakan sebagai upaya mendukung kebijakan pembangunan nasional dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui perlindungan hak anak dan penguatan ketahanan keluarga. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kapasitas masyarakat dalam mencegah praktik pernikahan anak melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan kolaboratif yang melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, serta remaja. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, sosialisasi mengenai dampak hukum, kesehatan, sosial, dan ekonomi dari pernikahan anak, pelatihan bagi kader dan kelompok remaja, diskusi kelompok terarah, serta pendampingan penyusunan strategi pencegahan berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai risiko pernikahan anak, meningkatnya komitmen para pemangku kepentingan dalam melakukan upaya pencegahan, serta terbentuknya jejaring kolaborasi yang mendukung perlindungan anak di tingkat desa dan kecamatan. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif terhadap pentingnya pendidikan, kesehatan reproduksi, dan perencanaan masa depan bagi remaja. Program ini berkontribusi dalam memperkuat peran keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak, sehingga diharapkan mampu menekan angka pernikahan anak secara berkelanjutan di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/1060SOSIALISASI HAK DAN KEWAJIBAN PASIEN DALAM MEMANFAATKAN PELAYANAN RUMAH SAKIT DI RSUD HAJI MAKASSAR2026-08-06T12:52:04+00:00Anna Maria Daudanna.maria@tritunas.ac.idIrwan Irwanirwankajang2025@gmail.comErlina HBerlina.hb@tritunas.ac.idAndi Muti'ah Sariams@tritunas.ac.idNur Inayah Raufnir@tritunas.ac.idAnirwan Anirwananirwan.science@gmail.comKahar Ganikahargani070@gmail.com<p>Pelayanan kesehatan di rumah sakit melibatkan relasi antara rumah sakit, tenaga kesehatan, dan pasien beserta pendampingnya yang masing-masing memiliki hak dan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Rendahnya literasi hukum kesehatan masyarakat kerap menjadi sumber kesalahpahaman, ketidakpuasan, hingga sengketa dalam pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien dan pendamping pasien mengenai hak dan kewajibannya dalam memanfaatkan pelayanan rumah sakit di RSUD Haji Makassar. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan evaluasi pemahaman peserta, melibatkan 21 responden (11 pasien dan 10 pendamping pasien) yang dipilih secara <em>accidental sampling</em>. Evaluasi dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pada seluruh aspek yang dievaluasi, terutama pada aspek pemahaman kewajiban pasien dan keaktifan peserta dalam berdiskusi, meskipun pemahaman terhadap dasar hukum pelayanan kesehatan masih berada pada kategori sedang. Faktor pendukung utama adalah dukungan manajemen rumah sakit dan antusiasme peserta, sedangkan faktor penghambat utama adalah keterbatasan waktu pelaksanaan dan belum tersedianya instrumen evaluasi kuantitatif. Kegiatan sosialisasi terbukti menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan literasi hukum kesehatan masyarakat dan disarankan untuk dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakathttps://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/1063SOSIALISASI KOMUNIKASI BENCANA DALAM MENINGKATKAN KEWASPADAAN PADA PERUBAHAN IKLIM DI DESA JELEGONG, RANCAEKEK, KABUPATEN BANDUNG2026-08-06T12:49:36+00:00Muh. Resa Yudianto SuldaniYudiantoresa@gmail.comMiftakhul Fikrimiftahulfikri24@gmail.comFauzan Ahdi Widyaputrafauzanahdiwidyaputra@fasos.ukri.ac.idKrisna Adityakrisna.aditya48@gmail.com<p>Saat ini, perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan risiko bencana alam di berbagai daerah termasuk di Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai mitigasi risiko serta alur informasi darurat yang terstruktur sering kali menjadi kendala utama dalam penanganan bencana. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan warga Desa Jelegong terhadap dampak perubahan iklim melalui sosialisasi komunikasi bencana. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi secara edukatif dan interaktif, sesi diskusi dua arah, serta evaluasi program. Kegiatan ini dihadiri oleh aparatur desa dan masyarakat. Kegiatan ini memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi penanganan di tingkat desa. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran dan antusiasme peserta yang tinggi dalam memahami tata cara penyebaran informasi darurat yang akurat, pencegahan hoaks saat bencana serta pemanfaatan saluran komunikasi lokal secara efektif. Kesimpulannya, penguatan komunikasi bencana berbasis masyarakat desa berhasil mendorong kesiapsiagaan secara kolektif. Kegiatan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan pembentukan kader komunikasi bencana desa guna mewujudkan masyarakat yang tangguh dan adaptif terhadap potensi bencana di masa mendatang.</p>2026-05-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat