GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas <p><img src="https://journal.intelekmadani.org/public/site/images/admin/1690611826-global-abdimas-lengkap.png" alt="" width="910" height="332" /></p> en-US globalabdimas@gmail.com (Dr. Anirwan, S.Ip.,M.Adm.KP) globalabdimas@gmail.com (Zaldi Rusnaedy, S.IP.,M.IP) Fri, 29 May 2026 15:02:46 +0000 OJS 3.2.0.3 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN TERKAIT PENYAKIT DIARE BAGI MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN https://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/956 <p>Penyakit diare merupakan masalah kesehatan berbasis lingkungan yang masih menjadi penyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia yang mencatat lebih dari 3,1 juta kasus pada tahun 2024. Di tingkat lokal, urgensi ini terlihat di Kota Makassar dengan fluktuasi kasus yang masih tinggi, di mana Puskesmas Tamangapa menjadi salah satu wilayah dengan angka kejadian tertinggi hingga menembus sepuluh besar penyakit utama. Faktor utama penyebab tingginya kejadian diare adalah rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diare. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga RT 07 RW 04 Kelurahan Tamangapa, Kota Makassar tentang penyakit diare melalui intervensi edukasi. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap, yaitu pengisian pre-test, penyuluhan dengan media presentasi dan video edukasi, serta post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Januari 2025 dengan peserta sebanyak 24 orang. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 7,29 sebelum penyuluhan menjadi 8,79 setelah penyuluhan dengan nilai p=0,004 (&lt;0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan intervensi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat sebesar 15% dan mendorong pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi kesehatan melalui penyuluhan terbukti efektif sebagai upaya pencegahan penyakit diare berbasis lingkungan.</p> Andi Magfirah Hamsi, Muharti Syamsul, Kartini Kartini, Asril Asril, Sumardi Sudarman Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ https://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/956 Fri, 29 May 2026 00:00:00 +0000 EDUKASI PERAWATAN PAYUDARA WANITA USIA SUBUR UNTUK MENCEGAH KANKER PAYUDARA DI DESA TENDA ONDO KECAMATAN NANGAPANDA KABUPATEN ENDE https://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/842 <p>Kesehatan wanita, khususnya dalam hal perawatan payudara dan pemberian Air Susu Ibu (ASI), merupakan isu yang sangat penting namun seringkali belum mendapatkan perhatian yang memadai, terutama di wilayah pedesaan. Pemberian ASI (Air Susu Ibu) dan perawatan payudara merupakan aspek penting dalam kesehatan ibu dan anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi memberikan nutrisi optimal dan perlindungan dari berbagai penyakit. Perawatan payudara dengan metode pemeriksaan sendiri (SADARI) untuk mencegah kanker payudara pada wanita usia subur. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Tenda Ondo, terutama bagi wanita usia subur (WUS), dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, dan pendampingan berbasis partisipatif. Fokus utama adalah meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang pentingnya perawatan payudara untuk mencegah kanker serta pentingnya ASI bagi ibu dan bayi balita. Pendekatan komunikasi persuasif diterapkan untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku, sedangkan metode perubahan perilaku dilakukan melalui pemberian contoh dan motivasi berkelanjutan. Dukungan keluarga, terutama dalam bentuk pendampingan ke posyandu, juga terbukti menjadi faktor penting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman wanita usia subur tentang manfaat perawatan payudara. Kesimpulan edukasi dan aksi dalam melakukan perawatan payudara pada wanita usia subur serta ibu menyusui tetap memberikan ASI, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu, bayi dan balita di wilayah Desa Tenda Ondo, Kecamatan Nangapanda.</p> Marieta KS Bai, Sisilia Leny Cahyani, Maria S Sekunda Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ https://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/842 Fri, 29 May 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN ASSERTIVENESS TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI ASERTIF PADA ANAK KELAS 7 DI RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK X https://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/976 <p>Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan meningkatnya kebutuhan interaksi sosial, pencarian identitas diri, serta pengaruh teman sebaya. Namun, sebagian remaja masih mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaan, menyampaikan pendapat, dan mengontrol emosi secara tepat sehingga rentan mengalami konflik interpersonal, rendahnya kepercayaan diri, serta kesulitan dalam hubungan sosial. Kondisi tersebut juga ditemukan pada remaja di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) X, Kedoya Selatan, yang menunjukkan perilaku pasif, gugup saat berbicara, hingga penggunaan komunikasi yang kurang tepat ketika marah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu remaja mengembangkan kemampuan komunikasi asertif melalui <em>assertiveness training </em>berbasis metode interaktif. Metode yang digunakan adalah <em>mix methods</em> dengan teknik wawancara, observasi, serta <em>pre-test </em>dan <em>post-test </em>menggunakan <em>Adolescent Assertiveness Assessment Scale </em>(AAA-S). Partisipan berjumlah tujuh anak usia 12–13 tahun yang mengikuti intervensi selama enam minggu. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi, <em>role playing, journaling</em>, permainan <em>werewolf</em>, bercerita, dan debat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi asertif yang ditunjukkan melalui kenaikan rata-rata skor <em>pre-test </em>dari 54,4 menjadi 57,4 pada <em>post-test</em>. Hasil observasi juga menunjukkan partisipan menjadi lebih berani menyampaikan pendapat, lebih terbuka mengekspresikan perasaan, serta lebih mampu menggunakan komunikasi yang sopan dan terstruktur. Dengan demikian, <em>assertiveness training </em>berbasis metode interaktif efektif membantu meningkatkan kemampuan komunikasi asertif remaja di RPTRA X.</p> Aurora Jovani, Natasha Angelina Gunawan, Jesselyn Jesselyn, Willy Tasdin Copyright (c) 2026 GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/ https://journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/976 Fri, 29 May 2026 00:00:00 +0000