Implementasi Kewaspadaan Dini Komunitas Intelijen Daerah dalam Pencegahan Radikalisme di Kabupaten Bantaeng
DOI:
https://doi.org/10.51577/jgpi.v6i2.1130Keywords:
Implementasi Kebijakan, Kewaspadaan Dini, Koordinasi Antarlembaga, Kominda, RadikalismeAbstract
Pembentukan forum koordinasi tidak selalu diikuti pertukaran informasi yang efektif dalam pelaksanaan kewaspadaan dini. Penelitian ini menganalisis implementasi kewaspadaan dini Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) dan hambatannya di Kabupaten Bantaeng berdasarkan model implementasi kebijakan George C. Edwards III. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara semiterstruktur, observasi nonpartisipan, dan telaah dokumen. Analisis mencakup kondensasi data, pengelompokan bukti menurut dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, penyajian temuan lintas sumber, serta penarikan simpulan. Hasil menunjukkan bahwa forum dan pertemuan rutin telah berjalan, tetapi pertukaran informasi lintasinstansi mengenai isu tertentu belum optimal. Keanggotaan lintas lembaga dan dukungan anggaran daerah merupakan sumber daya kelembagaan, tetapi kapasitas personel pengoordinasi, sarana pendukung, dan pengaturan pertukaran informasi masih terbatas. Komitmen pelaksana tampak dalam pertemuan dan pelaporan, tetapi belum secara konsisten menghasilkan tindak lanjut terintegrasi. Temuan menegaskan adanya kesenjangan antara kepatuhan prosedural dan kualitas koordinasi substantif. Penelitian merekomendasikan penguatan kompetensi aparatur, kejelasan pertukaran informasi sesuai kewenangan, serta evaluasi tindak lanjut lintasinstansi. Kontribusi studi terletak pada penjelasan keterkaitan antardimensi implementasi kebijakan pada forum koordinasi tingkat daerah.
References
Agastia, I. G. B. D., Perwita, A. A. B., & Subedi, D. B. (2020). Countering violent extremism through state-society partnerships: A case study of de-radicalisation programmes in Indonesia. Journal of Policing, Intelligence and Counter Terrorism, 15(1), 23–43. https://doi.org/10.1080/18335330.2020.1722317
Andalus, M. K., Muradi, & Djuyandi, Y. (2024). Enhancing counterterrorism cooperation through intelligence collaborations in Indomalphi (2018–2023). Jurnal Keamanan Nasional, 9(2), 325–350. https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/kamnas/article/view/1419
Andreeva, C. (2021). The evolution of information-sharing in EU counter-terrorism post-2015: A paradigm shift? Global Affairs, 7(5), 751–776. https://doi.org/10.1080/23340460.2021.1983728
Anindya, C. R. (2024). An Indonesian way of P/CVE and interpreting the whole-of-society approach: Lessons from civil society organisations. Journal of Policing, Intelligence and Counter Terrorism, 19(3), 390–405. https://doi.org/10.1080/18335330.2024.2326439
Bintarsari, N., & Kusuma, A. S. (2024). Counter radicalization and the role of local governance in Cilacap. Sospol, 10(2), 143–153. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v10i2.33944
Bintarsari, N. K., Kusuma, A. S., & Zayzda, N. A. (2022). Localizing UNSCR 1325 in Indonesia: Study of local women religious groups in peacebuilding and counter radicalization. Global Strategis, 16(1), 193–216. https://doi.org/10.20473/jgs.16.1.2022.193-216
Chan, J., Logan, S., & Bennett Moses, L. (2022). Rules in information sharing for security. Criminology & Criminal Justice, 22(2), 304–322. https://doi.org/10.1177/1748895820960199
Edwards III, G. C. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.
Khudzaifi, M. S., Polyando, P., & Dione, F. (2024). Implementation of collaborative governance in countering terrorism in Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 5(5), 2054–2065. https://doi.org/10.59141/jist.v5i5.1079
Kurnia, D., Halkis, M., & Yacobbus, D. (2023). The Pentahelix strategy of the National Counter-terrorism Agency in reducing the potential of radicalism in Indonesia. International Journal of Humanities Education and Social Sciences, 3(2), 681–690. https://doi.org/10.55227/ijhess.v3i2.617
Lusein, A., Sumertha, G., & Wahyudi, B. (2020). Sinergitas komunitas intelijen daerah dalam membantu pencegahan potensi konflik di Kota Surabaya tahun 2018 (Studi kasus: Teror bom 3 gereja). Jurnal Damai dan Resolusi Konflik, 6(1), 31–52.
Nugroho, T. C., Anirwan, A., & Yanto, E. (2026). Tendensi Resentralisasi dalam Praktik Otonomi Daerah: Kajian Kritis Terhadap Dinamika Kebijakan Pemerintahan Daerah di Indonesia. Jurnal Publikasi Intelektual Indonesia, 6(3), 243–258.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/129345/permendagri-no-2-tahun-2018
Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/127904/permendagri-no-46-tahun-2019
Saryam, T., Ragamustari, S. K., & Kurniawan, N. B. (2024). The role of civil society organizations in the formulation of Presidential Regulation Number 7 of 2021 on violent extremism in Indonesia during the period of 2020–2024: The case of the Wahid Foundation, the C-SAVE Foundation, and the Inklusif Foundation. PCD Journal, 11(1), 69–106. https://doi.org/10.22146/pcd.v11i1.8974
Subagyo, A. (2021). The implementation of the pentahelix model for the terrorism deradicalization program in Indonesia. Cogent Social Sciences, 7(1), 1964720. https://doi.org/10.1080/23311886.2021.1964720
Wibowo, P., Hapsari, R. D., Ascha, M. C., Widjaya, S. F. G., & Octavia, A. H. (2025). Navigating challenges in the Penta Helix model: Collaborative strategies and obstacles in countering extremism in Surabaya, Indonesia. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya, 10(1), 1–14. https://doi.org/10.15575/jw.v10i1.39307
Yanto, E., Anirwan, A., Nugroho, T. C., & Irwan, I. (2026). Pemerintahan Digital dan Pembuatan Kebijakan Berbasis Bukti: Membangun Kerangka Kerja Tata Kelola Data Cerdas untuk Pengambilan Keputusan di Sektor Publik. Jurnal Publikasi Intelektual Indonesia, 6(2), 194–204.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Journal of Governance and Policy Innovation

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






