Tata Kelola Kebijakan Perlindungan Mangrove Berbasis Collaborative Governance

Authors

  • Muhammad Sawir Universitas Yapis Papua, Indonesia
  • Sumardi Sumardi Universitas Pancasakti Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51577/jgpi.v5i2.895

Keywords:

Tata Kelola Kebijakan, Mangrove, Collaborative Governance, Masyarakat Adat, Papua

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir, perlindungan keanekaragaman hayati, serta menopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir. Di Papua, kebijakan perlindungan mangrove masih menghadapi berbagai tantangan, seperti pendekatan kebijakan yang cenderung top-down, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta belum optimalnya pelibatan masyarakat adat sebagai aktor kunci dalam pengelolaan sumber daya alam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola kebijakan perlindungan mangrove berbasis collaborative governance sebagai alternatif inovasi kebijakan publik di Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kebijakan melalui analisis dokumen regulasi, kebijakan pemerintah, serta kajian literatur terkait pengelolaan mangrove dan tata kelola kolaboratif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan perlindungan mangrove di Papua belum sepenuhnya mengintegrasikan peran masyarakat adat dan pemangku kepentingan non-negara dalam proses perumusan dan implementasi kebijakan. Penerapan collaborative governance yang menekankan kemitraan antara pemerintah, masyarakat adat, dan aktor terkait lainnya berpotensi meningkatkan efektivitas kebijakan, legitimasi publik, serta keberlanjutan pengelolaan mangrove. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola kolaboratif merupakan strategi penting dalam mendorong kebijakan perlindungan mangrove yang berkeadilan, partisipatif, dan berkelanjutan di Papua.

References

Ansell, C., & Gash, A. (2018). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 28(1), 16–32. https://doi.org/10.1093/jopart/mux032

Bowen, G. A. (2019). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 19(1), 27–40. https://doi.org/10.1108/QRJ-D-18-00001

Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2015). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011

Iqbal, M. (2023). Collaborative governance dalam pengelolaan mangrove berbasis masyarakat di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik dan Administrasi Negara, 27(2), 145–162.

Mursyid, A., Rahman, A., & Putri, D. A. (2021). Fragmentasi kebijakan dan tantangan pengelolaan mangrove di Indonesia. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(3), 512–524. https://doi.org/10.14710/jil.19.3.512-524

O’Cathain, A. (2019). Mixed methods research: A practical guide. SAGE Publications.

Salsabila, R., Wambrauw, E., & Yuliana, L. (2024). Peran masyarakat adat dalam pengelolaan mangrove di Teluk Youtefa, Jayapura. Jurnal Sosial dan Pesisir, 12(1), 33–48.

Sevial, R., Nugroho, R., & Prasetyo, B. (2025). Collaborative governance dan keberlanjutan pengelolaan pesisir di Indonesia Timur. Policy and Society, 44(1), 67–83. https://doi.org/10.1093/polsoc/puaa056

Sidik, F. (2023). Mangrove, blue carbon, dan kebijakan perubahan iklim di Indonesia. Jurnal Perencanaan Pembangunan, 7(2), 89–105.

Sillanpaa, M., Alongi, D. M., & Mangubhai, S. (2024). Cross-sectoral pressures and mangrove degradation in New Guinea. Marine Policy, 155, 105765. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2023.105765

Tijjani, A., Rahail, A., & Yoku, O. (2023). Indigenous knowledge and mangrove conservation in eastern Indonesia. Ocean & Coastal Management, 232, 106456. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2023.106456

White, A. T., Aliño, P. M., & Cros, A. (2022). Governance lessons from coastal and marine management in eastern Indonesia. Coastal Management, 50(4), 345–362. https://doi.org/10.1080/08920753.2022.2034567

Wylie, L., Sutton-Grier, A., & Moore, A. (2024). Community-based mangrove restoration: A systematic review. Ecological Restoration, 42(1), 15–28. https://doi.org/10.3368/er.42.1.15

Yanow, D., & Schwartz-Shea, P. (2015). Interpretive research design: Concepts and processes. Routledge.

Published

2025-10-25