Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau (Vigna Radiata) dan Susu Kedelai (Glycine Max) Terhadap Peningkatan Kelancaran Asi pada Ibu Menyusui di Puskesmas Pattingalloang Tahun 2024

Authors

  • Irmawati S Universitas Megarezky Makassar, Indonesia
  • Rosdianah Rosdianah Universitas Megarezky Makassar, Indonesia
  • Muh Yunus Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51577/jhqd.v6i1.954

Keywords:

ASI, Ibu Menyusui, Kelancaran ASI, Sari Kacang Hijau, Susu Kedelai

Abstract

Latar Belakang: ASI merupakan sumber lemak dan protein yang penting bagi pertumbuhan dan nutrisi bayi. Kuantitas ASI yang dikonsumsi oleh bayi dan kandungan gizi dalam ASI sering digunakan untuk menilai kecukupan gizi selama proses menyusui. Ibu yang mengalami kesulitan dalam proses laktasi adalah salah satu penyebab kurangnya pemberian ASI eksklusif. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau (Vigna Radiata) Dan Susu Kedelai (Glycine Max) Terhadap peningkatan Kelancaran Asi Pada Ibu Menyusui di Puskesmas Pattingalloang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan literature review yang mengkaji studi-studi terdahulu, study case ini berfokus pada pengumpulan analis, dan sintesis literatur. Sampel pada studi kasus ini yaitu 2 orang ibu menyusui, sampel dipilih dengan kriteria ibu menyusui yang mengalami ASI tidak lancar, ibu tidak meminum obat atau suplemen peningkat ASI, dan tidak memberikan bayinya susu formula. Pengambilan kasus ini menggunakan lembar observasi dan lembar kuesioner yang berisi indikator kelancaran ASI sebagai alat ukur pengambilan kasus. Hasil penelitian: Diketahui bahwa ada pengaruh dari pemberian intervensi sari kacang hijau dan susu kedelai terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian intervensi sari kacang hijau dan susu kedelai terhadap peningkatan kelancaran ASI akan tetapi pemberian intervensi sari kacang hijau lebih efektif meningkatkan produksi ASI dibandingkan pemberian intervensi susu kedelai pada ibu menyusui.

References

Ambarwati. (2020). Asuhan kebidanan nifas (hlm. 87–96). Mitra Cendikia.

Astutik, R. T. (2021). Payudara dan laktasi. Salemba Medika.

Bahiyatun. (2020). Buku ajar asuhan kebidanan nifas normal. Buku Kedokteran EGC.

Dini, P. R., Mayangsari, D., & Fadilah, H. S. N. (2023). Efektifitas pemberian susu kedelai dan juice kacang hijau terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 2(7), 87–95.

Esyuananik. (2022). Asuhan nifas. PT Global Eksekutif Teknologi.

Handayani, I. F., & Sugiarsih, U. (2023). Efektivitas konsumsi sari kacang hijau terhadap kelancaran produksi air susu ibu (ASI). Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung.

Hasibuan, E. H., Hutabarat, E. L., Fahni, F., Handayani, F., Donna, G. A., & Siregar, D. N. (2025). Kelancaran produksi ASI eksklusif pada ibu primipara melalui konsumsi kacang hijau. Haga Journal of Public Health, 2(2), 120–127.

Indriati, dkk. (2020). Hot flushes ibu menopause, 11–28.

Maryunani, A. (2021). Inisiasi menyusu dini, ASI eksklusif dan manajemen laktasi. Trans Info Media.

Pattypeilohy, A., & Henukh SM, D. (2021). Pengaruh pemberian air rebusan buah pepaya dalam meningkatkan produksi ASI ibu nifas di Puskesmas Manutapen. CHMK Midwifery Scientific Journal, 2(2), 33–38.

Puspitasari, E. (2022). Pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di RB Bina Sehat Bantul. Jurnal Kebidanan.

Ritonga, N. J., Mulyani, E. D., Anuhgera, D. E., Damayanti, D., Sitorus, R., & Siregar, W. W. (2019). Sari kacang hijau sebagai alternatif meningkatkan produksi air susu ibu (ASI) pada ibu menyusui. Jurnal Keperawatan Fisioterapi, 2(1), 67–73.

United Nations Children's Fund. (2023). Breastfeeding: A mother's gift for every child. UNICEF.

World Health Organization. (2023). Infant and young child feeding. WHO.

Published

2026-06-30