Analisis Manajemen Logistik Obat di Apotek Chacha Medan

Authors

  • Fitri Annisa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Nabilla Suci Ramadhani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Jelita Nazwa Utami Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Adelia Putri Maharani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Unaisah Annufaisah Nuh Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Rapotan Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51577/jhqd.v6i1.994

Keywords:

Manajemen Logistik Obat, Apotek, Pengelolaan Obat, Pelayanan Kefarmasian, Logistik Farmasi

Abstract

Manajemen logistik obat merupakan komponen penting dalam menjamin ketersediaan, mutu, dan keamanan obat di fasilitas pelayanan kefarmasian. Apotek swasta sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan primer dituntut mampu mengelola logistik obat secara efektif untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat dan menjaga ketersediaan obat sesuai kebutuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen logistik obat yang meliputi perencanaan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, distribusi, penghapusan dan pemusnahan, pencatatan dan pelaporan, serta monitoring dan evaluasi di Apotek Chacha Medan tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian terdiri atas seorang apoteker sekaligus pemilik apotek sebagai informan kunci dan seorang asisten apoteker sebagai informan pendukung yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan manajemen logistik obat telah dilaksanakan dengan cukup baik, terutama pada aspek perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan distribusi obat. Namun, masih ditemukan beberapa kendala berupa keterbatasan stok dari distributor, pencatatan yang masih dilakukan secara manual, serta belum tersedianya dokumentasi resmi pada proses pemusnahan obat. Secara keseluruhan, manajemen logistik obat di Apotek Chacha Medan telah berjalan cukup baik, namun masih diperlukan optimalisasi dokumentasi dan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan logistik obat dan mutu pelayanan kefarmasian.

References

Al Yunus, M. S. B., & Maharani, C. (2022). Analisis manajemen logistik obat di instalasi farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(4), 423–430. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i4.33686.

Anggreny, E., Rawalillah, H., Suryanti, D., & Dora, A. (2024). Analisis pengelolaan obat di Puskesmas. Avicenna: Jurnal Ilmiah, 19(1), 54–58. https://doi.org/10.36085/avicenna.v19i1.6369.

Badan Pusat Statistik. (2023). Pertumbuhan industri farmasi Indonesia 2022–2023. BPS.

Credence Research. (2024). Pharmaceutical logistics market size, growth and forecast 2032. https://www.credenceresearch.com/report/pharmaceutical-logistics-market.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023. Dinkes Sumut.

Ernawati, E., & Kartika, I. D. (2022). Evaluasi penyimpanan obat berdasarkan prinsip FIFO dan FEFO di instalasi farmasi rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 178–185. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i2.29514.

Harahap, S. T. A., Nasution, D. A., Dini, R., Fathin, F. R., Fachira, A. R. N., Khadijah, S., Harahap, S. A., & Hasibuan, R. (2025). Analisis Manajemen Logistik Obat di Klinik Pratama Cita Sehat Medan Selayang Sumatera Utara. HELIUM-Journal of Health Education Law Information and Humanities, 2(1), 739–751.

Hasanah, U., Laksono, B., & Inayah, L. (2022). Penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam optimalisasi pengadaan obat di instalasi farmasi rumah sakit. Jurnal Ilmu Kesehatan, 16(2), 210–218. https://doi.org/10.33860/jik.v16i2.889.

IQVIA Inc. (2023). Global medicine spending and demand outlook to 2027. IQVIA Institute for Human Data Science.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Kemenkes RI.

Khaerunnisa, A., & Adriansyah, R. (2022). Evaluasi Perencanaan dan Pengadaan Kebutuhan Obat Terhadap Ketersediaan Obat di Apotek Cicaheum Farma. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(3).

Kurniawan, K., Risetyaningsih, A., Judijanto, L., & Surya, S. (2025). Manajemen Farmasi: Optimalisasi Manajemen Farmasi dalam Pelayanan Kefarmasian di Apotek. PT. Green Pustaka Indonesia.

Lestari, F., & Astuti, S. (2023). Analisis sistem pencatatan dan pelaporan pengelolaan obat di Puskesmas. Jurnal Ilmu Kesehatan, 17(1), 55–63. https://doi.org/10.33860/jik.v17i1.1124.

Nurcahyani, D., Ayuningtyas, A., & G, L. E. (2023). Penyebab obat kedaluarsa, obat rusak dan dead stock di gudang perbekalan farmasi rumah sakit X Surabaya. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 5(1), 194–203.

Park, K. M., Pattnaik, S., Liew, N., Kundu, T., Kures, A. O., & Pinsky, E. (2025). Smarter chains, safer medicines: From predictive failures to algorithmic fixes in global pharmaceutical logistics. Forecasting, 7(4), 78.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.

Rahmi, F., Andayani, T. M., & Kristina, S. A. (2024). Implementasi sistem informasi manajemen apotek (SIMA) pada apotek swasta: Peluang dan tantangan. Jurnal Farmaseutik Indonesia, 20(1), 78–86. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v20i1.87452

Ramadhani, L., Mahira, C. B., Putri, H., Ginting, B., Afrianda, S. M., Nasution, K. H., Shafa, B., & Hasibuan, R. (2024). Analisis manajemen logistik di apotek bersama desa tuntungan II. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 18(1), 1183–1191. https://doi.org/10.46306/jbbe.v18i1

Sagala, A. A., Kholijah, A., Sofi, M., Syahrih, Y. A., Hasibuan, I. L., Ramadhan, M. R., & Hasibuan, R. (2025). Logistics Management at the Helvetia Health Center in Medan City. International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS), 7(2), 654–660. https://doi.org/10.56338/ijhess.v7i2.4821

Satibi, S., Pamudji, G., & Danu, S. S. (2021). Manajemen pengelolaan obat di apotek komunitas: Kajian terhadap kesesuaian standar pelayanan kefarmasian. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 11(1), 45–53. https://doi.org/10.22146/jmpf.63050.

Sitompul, D. N. (2025). Evaluasi Pengelolaan Obat Dengan Penentuan Prioritas Masalah Metode Hanlon Dan Tindak Lanjut Menggunakan Diagram Fishbone Di Puskesmas Karangpandan Dan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar Tahun 2024 (Doctoral dissertation, Universitas Setia Budi).

Susanti, M. D., & Winarti, Y. (2022). Monitoring dan evaluasi pengelolaan obat sebagai upaya peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Avicenna: Jurnal Ilmiah, 17(2), 112–120. https://doi.org/10.36085/avicenna.v17i2.3246.

Wahyuningsih, S., Suryawati, C., & Fatmasari, E. Y. (2021). Analisis pengelolaan obat dengan metode ABC-VEN di instalasi farmasi Puskesmas. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 9(2), 112–119. https://doi.org/10.14710/jmki.9.2.2021.112-119.

Published

2026-06-30