Dinamika Demokrasi Politik Lokal dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah di Kabupaten Jeneponto
DOI:
https://doi.org/10.51577/ijipublication.v6i3.1027Keywords:
Pilkada Jeneponto, Dinamika Politik, Patron-Klien, Konflik ElektoralReferences
Asshiddiqie, J. (2010). Konstitusi dan konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019). Democracy for sale: Elections, clientelism, and the state in Indonesia. Ithaca, NY: Cornell University Press.
Aspinall, E., & Sukmajati, M. (Eds.). (2016). Electoral dynamics in Indonesia: Money politics, patronage and clientelism at the grassroots. Singapore: NUS Press.
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Jeneponto. (2024). Laporan pengawasan tahapan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Jeneponto Tahun 2024. Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Jeneponto.
Budiardjo, M. (2015). Dasar-dasar ilmu politik (Edisi revisi). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Coser, L. A. (1956). The functions of social conflict. New York, NY: The Free Press.
Dahl, R. A. (1989). Democracy and its critics. New Haven, CT: Yale University Press.
Dahrendorf, R. (1959). Class and class conflict in industrial society. Stanford, CA: Stanford University Press.
Hadiz, V. R. (2010). Localising power in post-authoritarian Indonesia: A Southeast Asia perspective. Stanford, CA: Stanford University Press.
KPU Kabupaten Jeneponto. (2024). Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jeneponto tentang penetapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto Tahun 2024. Jeneponto: Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jeneponto.
KPU Kabupaten Jeneponto. (2024). Penetapan hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto Tahun 2024. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jeneponto.
Lord Acton. (1887). Letter to Bishop Mandell Creighton. Dalam J. N. Figgis & R. V. Laurence (Eds.), Historical essays and studies. London: Macmillan.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2025). Putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Jeneponto Tahun 2024. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.
March, J. G., & Olsen, J. P. (1989). Rediscovering institutions: The organizational basis of politics. New York, NY: The Free Press.
Mietzner, M. (2013). Money, power, and ideology: Political parties in post-authoritarian Indonesia. Singapore: NUS Press.
Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton, NJ: Princeton University Press.
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. (1974). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah.
Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.
Republik Indonesia. (2015). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Republik Indonesia. (2017). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Weber, M. (1978). Economy and society: An outline of interpretive sociology (G. Roth & C. Wittich, Eds.). Berkeley, CA: University of California Press.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







