Model Integratif Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Gowa
DOI:
https://doi.org/10.51577/ijipublication.v6i3.1042Keywords:
Kewirausahaan, Potensi Lokal, Pemberdayaan EkonomiAbstract
Pengembangan kewirausahaan di Kabupaten Gowa masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam manajemen usaha, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital, serta keterbatasan akses permodalan, pendampingan, dan jaringan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model integratif pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Gowa. Kabupaten Gowa memiliki beragam potensi lokal, seperti sektor pertanian, perkebunan, kerajinan, dan kuliner tradisional yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif dan berdaya saing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), aparat pemerintah daerah, serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan kewirausahaan. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal di Kabupaten Gowa memerlukan model integratif yang mencakup pemetaan potensi unggulan daerah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses permodalan, pendampingan usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan jaringan pemasaran. Model ini mampu mendorong tumbuhnya wirausaha lokal yang inovatif dan berkelanjutan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi model pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal di Kabupaten Gowa.
References
Aaker, D. A. (2010). Building strong brands. Free Press.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa. (2024). Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa triwulan III-2024. BPS Kabupaten Gowa.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa. (2025). Kabupaten Gowa dalam angka 2025. BPS Kabupaten Gowa.
Castells, M. (2010). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
Friedmann, J. (1987). Planning in the public domain: From knowledge to action. Princeton University Press.
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2024). Strategi digitalisasi UMKM nasional. Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Nambisan, S., Wright, M., & Feldman, M. P. (2019). The digital transformation of innovation and entrepreneurship: Progress, challenges and key themes. Research Policy, 48(8), 103773. https://doi.org/10.1016/j.respol.2019.103773
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Local economic development and entrepreneurship. OECD Publishing.
Pisano, G. P. (2019). Creative construction: The DNA of sustained innovation. PublicAffairs.
Porter, M. E. (1990). The competitive advantage of nations. Free Press.
Putri, A., Rahman, M., & Yusuf, N. (2024). Penguatan kapasitas UMKM melalui pelatihan dan pendampingan usaha. Jurnal Pengembangan Ekonomi Lokal.
Schumpeter, J. A. (1934). The theory of economic development: An inquiry into profits, capital, credit, interest, and the business cycle. Harvard University Press.
Sheth, J. N., & Parvatiyar, A. (Eds.). (2000). Handbook of relationship marketing. Sage Publications.
Tambunan, T. T. H. (2019). UMKM di Indonesia: Perkembangan dan tantangan. Ghalia Indonesia.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







