Pengelolaan Risiko pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Analisis Persepsi Penerima Manfaat Terhadap Makan Bergizi Gratis (MBG)

Authors

  • Balqis Naura Izzati Universitas Pendidikan Indonesia
  • Lovina Sherry Hidayat Universitas Pendidikan Indonesia
  • Samuel Theodorus Wangsa Universitas Pendidikan Indonesia
  • Aristanti Widyaningsih Universitas Pendidikan Indonesia
  • Rozmita Dewi Yuniarti Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51577/ijipublication.v6i3.982

Keywords:

MBG, SPPG, Manajemen Risiko, Persepsi Penerima Manfaat, Tata Kelola Program

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu kebijakan prioritas pemerintah saat ini yang dibuat untuk meningkatkan gizi masyarakat, serta membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif yang direalisasikan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dasar penelitian ini dikarenakan kurangnya sistem manajemen risiko pada SPPG dan adanya perbedaan antara persepsi publik dengan pengalaman nyata penerima manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan risiko operasional SPPG, persepsi penerima manfaat terkait program MBG, serta merumuskan rekomendasi perbaikan tata kelola program. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap sembilan (9) narasumber, meliputi kepala SPPG, PLO keuangan, PLO gizi, yayasan/mitra SPPG, serta dua (2) siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tiga (3) siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai penerima manfaat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan yang kemudian dianalisis dengan pendekatan tematik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan SPPG Sukahaji telah mengimplementasikan standar operasional yang ketat mencakup verifikasi lokasi, sinkronisasi data penerima, serta pemantauan mutu melalui inspeksi mendadak oleh PLO Gizi. Penerima manfaat menyatakan kepuasan tinggi terhadap cita rasa, kebersihan, dan ketepatan distribusi. Namun ditemukan tantangan struktural berupa kepadatan unit SPPG dalam satu wilayah yang menurunkan efisiensi operasional. Disimpulkan bahwa efektivitas SPPG Sukahaji perlu didukung regulasi zonasi dan pembatasan pendirian unit baru berbasis pemetaan kebutuhan.

References

Azwar, H. (2019). Analisis kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik (Studi kasus BPJS Kesehatan di Kawasan Industri Cikarang). Sosio E-Kons, 11(3), 259–267.

Cendana, G. A., & Oktariyanda, T. A. (2022). Analisis kualitas pelayanan publik pemerintah desa Jombok Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Jurnal Terkait, 10(4), 1089–1100.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fahrian, Z., & Putra, M. A. P. (2026). Analisis yuridis terhadap pertanggungjawaban resiko pelaksanaan program makan bergizi gratis pada skema kemitraan. Jurnal Media Akademik, 4(2).

Frinaldi, A., Saputra, B., Putri, N. E., Mubarak, A., Hasanah, F., Distra, F. N., Jumiati, & Magriasti, L. (2022). Pengaruh kualitas kerja dan motivasi kerja pegawai pemerintah daerah terhadap kepuasan masyarakat Kabupaten Aceh Singkil. Jurnal El-Riyasah, 13(2), 30–49.

Harahap, N., & Haryati. (2025). Analisis framing netizen di X dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 4(2), 701–715.

Izzuddin, A., & Muhsin, M. (2020). Pengaruh kualitas produk, kualitas layanan dan lokasi terhadap kepuasan konsumen. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 6(1), 72–78.

Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang petunjuk teknis tata kelola penyelenggaraan program makan bergizi gratis tahun anggaran 2026. (2025).

Marfuah, D., Noviyanti, R. D., & Khotimah, F. N. (2022). Hubungan suhu makanan dan cara penyajian makanan dengan tingkat kepuasan makanan di Catering Betty Karanganyar. Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 1(1), 1–8.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.

Minarsih, D., Suwarni, L., & Selviana. (2025). Persepsi orangtua terhadap program makanan bergizi gratis (Studi pada orang tua yang anaknya mendapatkan program makanan bergizi gratis). Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(4), 6–13.

Nurhalimah, & Siahaan, A. (2025). Manajemen risiko proyek pendidikan: Analisis implementasi program makan bergizi gratis di Indonesia. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Konseling, 2(1), 57–68.

Rahmah, L., Utomo, A. L., & Wibisono, G. F. (2021). Penyuluhan keamanan pangan pada kedai kopi di Surabaya di masa pandemi Covid-19. Journal of Service Learning, 7(2), 105–112.

Ratih, A., & Maria, G. A. R. (2025). Program makan bergizi gratis (MBG): Kebijakan pendukung pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. Jurnal Ekspos, 3(2).

Saepuloh, & Hilmi, F. (2026). MBG (Makan Bergizi Gratis) sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi lokal: Analisis model SPPG dan tantangan tata kelola publik. Ekalaya Jurnal Ekonomi Akuntansi, 4(1).

Sayrani, L. P., Gana, F., Rohi, R., Enamau, A., & Holivil, E. (2026). Penguatan kapasitas masyarakat sipil untuk advokasi kebijakan dan mitigasi risiko korupsi dalam program makan bergizi gratis. Jurnal Masyarakat Mandiri, 10(1), 116–127.

Published

2026-07-25