Analisis Strategi Dinas Sosial dalam Implementasi Program Bantuan Penanganan Stunting di Kabupaten Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.51577/ijipublication.v6i3.992Keywords:
Strategi, Pencegahan Stunting, Bantuan SosialAbstract
Permasalahan stunting melibatkan aspek kesehatan, sosial, ekonomi, dan perilaku masyarakat, namun, dalam pelaksanaannya menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, kurangnya sinergi antarinstansi, dan rendahnya kesadaran masyarakat tentang gizi, serta minimnya dokumentasi ilmiah mengenai strategi yang diterapkan Dinas Sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Dinas Sosial dalam Program Penyerahan Bantuan Penanganan Stunting di Kabupaten Jayapura. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi elemen-elemen seperti perancangan, kesesuaian sumber daya, pelaksanaan, koordinasi antar sektor, serta monitoring dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari informan yang ditentukan, termasuk Kepala Dinas dan petugas terkait, dengan menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial merencanakan program berdasarkan data kesehatan yang valid, meskipun ada keterbatasan sumber daya. Kolaborasi antar sektor telah membantu mengatasi tantangan, dengan fokus pada distribusi paket pangan bergizi dan dukungan dari Bappeda serta Dinas Kesehatan. Monitoring dan evaluasi yang dilakukan memberikan umpan balik meski masih terbatas. Secara keseluruhan, strategi ini memberikan kontribusi positif dalam penanganan stunting di Kabupaten Jayapura, walaupun penguatan dalam monitoring dan peningkatan kualitas SDM diperlukan untuk hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan.
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.
Bertalanffy, L. von. (1968). General System Theory: Foundations, Development, Applications. New York: George Braziller.
Edward III, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Washington, DC: Congressional Quarterly Press.
Efendi, R. (2024). Prevalensi stunting di Kabupaten Jayapura tahun 2024: Laporan pengukuran status gizi balita. Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.
Hasan, A., Kadarusman, H., & Sutopo, A. (2022). Faktor risiko stunting terkait air minum, sanitasi, dan higiene di daerah pedesaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 45–58.
IKP. (2024). Laporan intervensi dan kebijakan publik penanganan stunting di Kabupaten Jayapura. Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura.
Indrasari, F. P. (2023). Efektivitas edukasi gizi dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan stunting pada ibu yang memiliki balita berisiko stunting. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(1), 23–34.
Jadida, N. (2025). Monitoring dan evaluasi program sosial berbasis komunitas dalam penanganan stunting. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 78–92.
Mamudi, R. (2025). Collaborative governance dalam program penanganan stunting multisektoral. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan, 8(1), 101–115.
Mulyanti, S., & Astuti, W. (2025). Pemberdayaan ibu dalam pemenuhan gizi keluarga sebagai upaya pencegahan stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 55–67
Rahman, H., Rahmah, M., & Saribulan, N. (2023). Upaya penanganan stunting di Indonesia: Analisis bibliometrik dan analisis konten. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), VIII(01), 44–59.
Weiss, C. H. (1995). Nothing as Practical as Good Theory: Exploring Theory-Based Evaluation for Comprehensive Community Initiatives for Children and Families. In J. Connell et al. (Eds.), New Approaches to Evaluating Community Initiatives. Aspen Institute.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







